Asalamu'alaikum wr wb..
Saudara..
Republik Indonesia sedang diuji denggan maraknya laporan hukum terhadap masyarakat yang mengintervensi pejabat bertugas serta oknum petugas mendzolimi rakyat.
Dan ketika kasus itu viral di media sosial,semakin mengacaukam situasi dengan komentar komentar yang memelintir kepentingan negara dan dunia.
Misal..
Menyalahkan petugas yang dinilai semena mena terhadap terlapor..
Nah..
Menanggapi hal itu..
Kami terlepas dari kasus kasus yang sedang diproses hukum,kami hanya ingin memberi masukan atau skill khusus menentukan si salah dan si benar.
1 JIKA ADA PIHAK YANG MENGATAS NAMAKAN RAKYAT & NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA SERTA MENGKLAIM DIRINYA SEDANG MEMBELA INDONESIA DAN HIDUP BAGI RAKYAT INDONESIA,PELAJARILAH HAL SEBAGAI BERIKUT :
A) Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri dari suku dari pulau pulau dan kepulauan didalamnya.
Siapakah yang berhak berseru bahwa dirinya adalah Indonesia ?
Tentunya adalah suku dari pulau dan kepulauan di Indonesia serta para keturunan asing yang turut berjuang memerdekaan Republik Indonesia.
Bukan bangsa bangsa keturunan asing yang hidup dan mencahar pendapatan ekonomi .
Pencahar ekonomi termasuk mendirikan usaha toko,restaurant ,jasa dan jasa pendidikan.
B) Negara Kesatuan Repiblik Indonesia berdiri dan memproklamirkan kemerdekaannya setelah menghadapi Portugis,Belanda,Jepang ..
Negara Kesatuan Repiblik Indonesia dimasa awalnya dirongrong oleh Darrul Islam,Tentara Islam Indonesia & Partai Komunis Indonesia (Londo Ireng)
Siapakah musuh sejati yang masih merongrong saat ini ?
Tentu " londo ireng " yang telah bersumpah akan mencoba menghancurkan Indonesia hingga titik darah penghabisan.
Tidak diingkari..banyak keturunan asing yang turut berjuang bagi rakyat dan bangsa serta Negara Kesatuan Repiblik Indonesia ,baik dimasa pra kemerdekaan dan setelah merdeka.
Pra Kemerdekaan : Dowwes Dekker,Belanda,Pasukan Udara Amerika Serikat pembom Hiroshima & Nagasaki etc.
Kemerdekaan : Liem Swie King (juara dunia bulu tangkis ) dan lain sebagainya yang anda tahu.
Dan kesemuanya belum pernah membuat catatan hitam yakni mengganggu pejabat bertugas atau mengadu domba sesama rakyat ,mengadu domba rakyat dan pemerintah.
C) Nah..Jika ia bukan dari suku di pulau dan kepulauan Indonesia,dan bukan pihak yang terbukti memperjuangkan rakyat dan negara ,mengentaskan penderitaan dari penjajahan dan kekalahan,tetapi ia mengklaim diri sebagai Indonesia dan bahkan menyeru " Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Panca Sila Harga Mati!!"..maka ia sudah secara hakekat,berdusta.
Maka jika iapun menyebut sebagai keturunan Rasulullah Nabi Muhammad SAW,ya tentu diragukan kebenarannya.
Apalagi jika mereka yang mengaku tokoh agama,tetapi memakai atribut organisasi masyarakat dan militer .
Seharusnya busana jati diri agama adalah sesuai ibadahnya
Saudara ,saya kira hal hal diatas cukup untuk menjadi kehati hatian dunia.
Mengapa?
Sebab jika sebuah negeri menjalin hubungan usaha dengan Republik Indonesia,di awalnya diterima baik dan usahanya dilakukan dengan baik oleh rakyat dan bangsa Indonesia,tetapi ketika para pembohong itu berhasil diakui sebagai anggauta lembaga dan badan negara ,maka usaha negeri itu akan kehilangan aset.
Sebab pasti usahanya hancur dan mereka akan mendakwa negara telah melakukan kejahatan dan kesemena menaan.
Ujntuk itu,pihak dunia harus turut mengamati perkembangan Negara Kesatuan Repiblik Indonesia dan turut mempersulit para pembohong dengan cara tidak mendukung mereka ,tidak melepaskan perhatian terhadap aset yang berada di Negara Kesatuan Repiblik Indonesia dan jika perlu mengadili secara rahasia (jika kegiatan mereka sudah mendekati badan negara)
.
Wasalamu'alaikum wr wb
Sincerely Gabriele Richard & The Holy Spirit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar