Sepatah Kata
Asalamua'alikum warrohmatullahi wabarokatuh
Saudaraku sebangsa dan setanah air Indonesia..
Saat saat bencana silih berganti di tanah air kita,
jelas terbersit keinginan untuk saling menolong..
Dan alangkah baiknya,jika dalam keadaan normal kita juga saling menolong..
Hal konsep saling menolong,harus kita urai dengan berbagai data
dan sumber perundang undangan yang syah dan berlaku.
Sebab kita adalah bangsa Indonesia yang harus bersatu
dalam Ketuhanan Yang Maha Esa ,dalam
kemanusiaan yang adil dan beradab.
Nah,agar kita mencapai keadilan beradab yang merata,ketika
dalam persatuan ,kita harus memanfaatkan rumus musyawarah
guna mencapai kesatuan pendapat sehat
Marilah kita bermusyawarah membahas
hal hal pelik saat saat trerkini,guna menolong sesama bangsa
Indonesia dari berbagai mara bahaya.
Wasalamu'alaikum warrohmatullahi wabarokatuh
BAB 1
Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Panca Sila & Undang Undang Dasar 1945
Panca Sila terdiri dari lima aturan dasar,dan aturan dasar atau sila pertama adalah : "Ketuhanan Yang Maha Esa"
Dalam UUD 45 ,Pasal 29 dijabarkan perihal pelaksanaannya,antara lain:
- Negara Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa ( pernyataan yang memperkuat sila pertama dari Panca Sila)
- Negara menjamin kemerdekaan rakyat menganut agama dan kepercayaan masing masing
Maka sesungguhnya,pihak yang melakukan hal hal hubungan ghaib selain yang diajarkan agama agama yang syah di Republik Indonesia,adalah mengacu kepada pelanggaran hukum.
Selain itu,setiap peraturan dan perundang undangan di Republik Indonesia,haruslah selaras dengan Panca Sila & UUD 45.Maksudnya,jika ada tindakan yang melanggar Panca Sila dan UUD 45,dapat dikenai sanksi hukum.Tetapi jikaseseorang tidak melanggar Panca Sila,sementara ada aturan atau Undang Undang yang menjerat dengan ancaman hukum terhdapnya,maka peraturan dan perundang undangan itu yang harus dihapuskan.Sebab tentu perumus dan pembuat pengesahannya,bukanlah pihak bangsa Indonesia.
Contoh Kasus:
SESEORANG DIDAKWA SEBAGAI PELANGGAR HUKUM,DISAAT MELAKUKAN TINDAKAN MELINDUNGI PANCASILA DAN SELURUH UMAT DARI TINDAKAN PERSEKEUTUAN DENGAN MAHLUK GHAIB
Sesorang didakwa menghina dan melecehkan tradisi dan budaya suku suku yang berada i Indonesia.Ia menendang sesajen di Gunung Semereu.
Maka harus di kaji hal hal sebagai berikut:
1 Apakah Tradisi Itu sungguh sungguh dari leluhur tanaj Jawa?
Ataukah tradisi itu berasal dari kaum penjajah atau perebut kekuasaan di Tanah Jawa yang berhasil menduduki kerajaan dan lingkunngan wilayah kerajaan?
Misal: Tradisi Dewata Cengkar adalah mekan manusia,lalu dihentikan oleh Aji Saka.Dan Dewata Cengkar memiliki keturunan hingga saat ini.Apakah syah bila keturunan itu masihy mekan tubuh manusia?
Jika sesajen di gunung Semeru merupakan seni budaya ,bukankah sebuah opera atau konser atau pagelaran seni dapat ditunda jika lokasinya sedang terdampak bencana?
2 Apakah tradisi dan budaya memberikan sesajen di gunung Semeru
adalah sebuah ibadah kegamaan? Agama apa? Jika bukan sesuatu yang dipersembahakan kepada Tuhan yang Maha Esa,tentunya akan dipersembahkan kepada musuh Tuhan Yang Maha Esa.
Tang harus dicatat: Bahwa Hukum dan perundang undangan yang berdasarkan Panca Sila,selalu berpihak kepada Tuhan Yang Maha Esa serta penganut Nya.
Saudara..,pelaku pembuangan sesasajen adalah tidak bersalah jika dipantau dari sisi KUHP. ,
Pihak itu tidak melanggar satupun dari KUHP ,
Nah marilah kita sesuaikan perbuatannya disesuaikan dengan fakta dibawah in :
JIKA PARA PELAKU SESAJEN BERDALIH TELAH MENAATI SUMBER YANG DISEBUT SEBAGAI KITAB FATHUL MUIN YANG BERSUMBER DARI KITAB TUHFAH IBNU HAJAR:
" Barang siapa menyembelih hewan ( atau makanan) sebagai bentuk untuk mendekatkan diri kepada Allah,untuk menghindari petaka dari jin,maka tidak haram.jika bertujuan untuk jin atau(bukan karena Allah) maka haram.karena sembelihannya akan menjadi bangkai"
Nah..kaji dan sesuaikan keselarasan dengan hukum agama Islam yang pokok,yakni:
1 Halal : Artinya,jika digunakan tidak berdosa malah mebawa pahala
2 Haram : Artinya jika digunakan akan mebawa azab
3 Ma'ruh : Ma'ruh dalam bahasa Jawa artinya,marah karena perbuatan orang lain
4 Mu'bah : Dalam bahasa jawa ,mubah artinya : " Sesuatu yang berguna tetapi disia siakan,atau di buang atau diterlantarkan.Jadi sesuatu yang berguna itu tidak dapat digunakan oleh yang mebutuhkan"
Baiklah,
Jika anda manusia biasa,tentu harus berhati hati.
Jika kaumnya ditimpa musibah,dan anda mengetahui bahwa hanya Allah yang dapat mendatangkan musibah,maka istighozah memohon kebaiakn Allah.
Jika anda tahu jika hal Istighozah hanyalah sholat ,sholawat dan dzikir bersama sama,mengapa menggunakan benda lain untuk melengkapi Istighozah?
Mungkin maksud kitab diatsa adalah,meneyembelih hewan untuk dibuat perjamuan bagi muslim yang sedang Istighozah.
Jika makanan yang seharusnya dapat dimakan oleh manusia,tetapi malah dibiarkan terlantar dengan dalih untuk sesajian,maka dapat mendatangkan ma'ruh pada manusia yang sedangt lapar dan mebutuhkan makanan.
Jika,dengan dalih sesajian itu untuk sedekah pada hewan lain,pelajarilah siapa saja yang paling berhak mendapat sodaqoh dalam ajaran Islam.
Jika bukan pihak yang wajib mendapat sodaqoh malah tidak disampaiakan haknya,sedangkan yang wajib malah ditolak haknya,maka sudah membuat suasana ma'ruh
Apapun yang namanya perbuatan,baik ritual ataupun aktifitas usaha dan kerja,jika berdampak kemarahan orang lain,berdampak penelantaran yang berguna,berdampak pelimpahan hak kepada yang tidak berhak,hal itu sesungguhnya malah melanggar nilai nilai kebenaran ,atau PANCASILA.
BAB 2
RESIKO KAUM MEMBERI SESAJEN
1 Mengunjungi tempat yang sedang berbahaya,dapat terdampak bahaya
2 Mempermalukan diri sendiri sebab,dirinya sedang prihatin atas melayangnya nyawa kerabat,malah menambah jumlah nyawa lagi untyuk suatu spekulasi yang belum tentu tepat sebagai ritual keagamaan.
3 Mencampur adukan agama dengan agama lain,misal menyamakan ibadah Islam dengan Hindhu dan Kong Hoe Tjoe,hal ini akan berdampak kerugian pada generasi mendatang yang akan terus melakuakn tradisi yang belum tentu tradisi leluhur
TRADISI SESAJEN SEJATI
1 Sesajen kembang dizaman dahulu dilakukan kalangan bengswan,sebab jika idak diberi kembang kembang sesajian,ruangan akan berbau tidak nyaman.
Maka tradisi menaruh kembang diruang pribadi jaman leluhur,terlihat seperti ritual,sebab memang para leluhur berkepribadian halus dan meperlakukan segala benda dengan hormat.
2 Tradis leluhur membakar kemenyan dan dupa,karena alasan ilmu peradaban
Dahulu alam masih sedikit yang terang disaat malam.Maka jika rumah atau keraton mebakar dupa atau kemenyan adalah untuk penunjuk arah dan jalan bagi para pengguna jalan yang jika malam hari tidak begitu jelas melihat kota atau lingkungan.
BAB 3
PENAJAHAN MUNGKIN TELAH MENSALAH TAFISKAN BUDAYA LELUHUR DAN MEMAKSAKAN PRIBUMI UNTUK MELAKUKN HAL TRADISI DISERTAI FITNAH PERADABAN
Untuk itu,sebagai sesama bangsa Indonesia hendaknya saling melindungi satu sama lain,jangan hanya
sebab sebuah hal yang bukan mencuri,merampok,mebunuh atau menganiaya,malah hal yang sejujurnya adalah itikad menyelamatkan sesama bangsanya,malah dipaksa untuk meninggalkan kebebasan dan status sosial yang dahulunya baik baik menjadi narapidana.
Kita tidak perlu bersengketa dengan bangsa manapun,sebab pada akhirnya akan diketahui bahwa bangsa itu adalah sesama saudara kita dari satu sumber yakni Nabi Adam & Siti Hawa.
Mungkin anda mengketawakan hal itu saat sekarang,tapi jika nantinya di akhirat anda ditanyakansiapakah keluarganya,maka anda akan dijadikan keluarga setan dan iblis iblis yang keseluruhannya akan dijerumuskan kedalam neraka.
Mari,kita susun persatuan dan kesatuan dari hal hal iman yang rasional menjadi kesatauan terkuat bagi masa depan generasi gerasi khalifah Allah mendatang,Aamiin
Wasalamu'alaikum warrohmatullahi wabarokatuh
Sincerely Gabriele Richard & The Holy Spirit
Tidak ada komentar:
Posting Komentar